Mata kuliah softskill pada semester ini sangat menarik karena saat ini kami mahasiswa di ajak untuk kreatif dalam membuat sebuah artikel yang berbobot dan tentunya tidak plagiat.

 

Semoga kedepan dengan dilatihnya cara kami menulis sebuah artikel dapat memudahkan kami dalam melakukan penulisan ilmiah maupun Skripsi kedepan

Rangkuman dari Tugas 1 2 dan 3

Posted: January 18, 2013 in Uncategorized

Tugas Minggu 1

 

Dapat disimpulkan bahwa Sistem model Simulasi atau Simulation Modeling System dapat dibagi menjadi 3 ntudefinisi berdasarkan kata kata yang tergabung. Pertama adalah system , yang dimana berarti sebuah aturan, algoritma, logika yang membentuk suatu aksi yang teratur dan bertujuan tertentu. Modeling atau model adalah suatu representasi sederhana yang menggambarkan suatu materi yang ada. Simulation atau simulasi adalah suatu cara dimana kita dapat mempelajari suatu sistem yang ada serta bertujuan untuk memperdalam suatu masalah pada sistem dengan tingkat ketidakpastian yang tinggi.

 

Namun ada beberapa kesalahan pada pembuatan simulasi yang justru malah mencelakakan pihak pemakai dalam hal ini manusia. Hal ini dapat dilihat pada kesalahan sistem sensorik pada pesawat Sukhoi yang 2012 jatuh di jawa barat. Hal ini karena kegagalan dari sistem simulasi dalam memprediksi akankah pesawat menabrak obstacle atau tidak.

 

Jadi apa hubungannya simulasi dengan kita sebagai praktisi IT ? Perlukah kita menggunakannya dalam pembuatan program ?

Berdasarkan Artikel dan beberapa contoh kasus. Model Simulasi sangat penting dalam pembuatan dan uji coba sebuah sistem. Program adalah sebuah sistem yang berisi logika dan aturan yang bisa saja terjadi kesalahan/bug yang dapat berakibat fatal. Dengan menggunakan Model Simulasi, seorang programmer dapat mengetahui letak kesalahan logika yang mungkin terlewat pada saat penulisan kode program sebelumnya. Selain itu Sang programmer dapat mengerti seperti apakah nantinya output dari sebuah program yang ia buat dan dari situ ia dapat memperbaiki kesalahan / menambah fitur lain sebelum diluncurkan.

 

 

 

Sesuai dari namanya bahwa visual online adalah sebuah media informasi yang berorientasikan visual (kasat mata) serta secara online. Visual Teknologi Online merepresentasikan sebuah informasi secara visual (Kasat mata) tanpa harus menggunakan media fisik melainkan dapat melalui media non fisik seperti video dsb.

 

Dalam perkembangannya Teknologi informasi membantu para praktisi dari berbagai bidang dalam penyelesaian masalah yang dapat memakan waktu yang lama. Seperti pada Bidang kedokteran dimana tenaga medis dapat dimudahkan dalam menyerap informasi terbaru mengenai hal – hal yang berhubungan dengan medis. Demikian juga pada bidang manufaktur dalam penyempurnaan prototype nya. Dan masih banyak lagi

 

Tentunya budaya sangat berpengaruh dalam perkembangan Desain Pemodelan Grafis karena Budaya itu sendiri mempengaruh pencitraan dari sebuah model terhadap orang yang melihat. Karena tidak semua manusia punya 1 budaya maka dari itu dalam Pendesainan sangat diperlukan pengamatan dari sisi aspek budaya. Kepada siapa dan untuk apa Desain tersebut dibuat agar nantinya dapat diterima oleh orang – orang yang melihatnya.

 

 

Tugas Minggu 3

 

HTML5 adalah penyempurnaan dari HTML4 sebagai salah satu “bahan baku” dalam pembuatan sebuah website. Pada HTML5 terdapat berbagai fitur yang membuat bahasa pemrograman ini merupakan bahasa yang simple dan mudah untuk digunakan

Fitur – fitur yang diberikan adalah sebagai berikut :

1. Unsur kanvas untuk menggambar

2. Video dan elemen audio untuk media pemutaran

3. Dukungan yang lebih baik untuk penyimpanan secara offline

4. Elemen konten yang lebih spesifik, seperti artikel, footer, header, nav, section

5. Bentuk kontrol form seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, search.

 

Tujuan dari dikembangkannya HTML 5 adalah :

1. Fitur baru harus didasarkan pada HTML, CSS, DOM, dan JavaScript

2. Mengurangi kebutuhan untuk plugin eksternal ( Seperti Flash )

3. Penanagan kesalahan yang lebih baik

4. Lebih markup untuk menggantikan scripting

5. HTML5 merupakan perangkat mandiri

6. Proses pembangunan dapat terlihat untuk umum

 

Jadi bagaimana membedakan HTML 5 dan HTML 4 dalam sebuah website ?

Dapat dilihat perbedaanya

 

Pada script (jika kita buka source code nya) dapat kita lihat pada doc nya.

 

contoh, :

 

XHTML 1.0 Transitional:

 

<!DOCTYPE html PUBLIC “-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN”

 

http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd“&gt;

 

HTML 4.01 Strict:

 

<!DOCTYPE HTML PUBLIC “-//W3C//DTD HTML 4.01//EN”

 

http://www.w3.org/TR/html4/strict.dtd“&gt;

 

HTML 5 (lebih simpel dari doctype lainnya):

 

<!DOCTYPE html>

 

 

Script pada HTML 5 lebih sederhana daripada HTML4

 

Pada html 4 :

 

<meta http-equip=”Content-Type” content=”text/html;charset=utf-8″>

 

Pada html 5

 

<meta charset=”utf-8″>

 

 

Contoh Lainnya untuk embed video script nya juga berbeda

 

Pada HTML 4

 

 

Sedangkan untuk HTML 5 lebih sederhana :

 

<h1>Video Play Witdh HTML 5</h1>

 

<video src=ImagineCup2011.mp4 controls>

 

Download the <a href=ImagineCup2011.mp4>

 

</video>

 

 

Perbedaaan HTML 5 dengan HTML 4

Posted: December 18, 2012 in Uncategorized

Perbedaan antara HTML 5 dengan HTML 4
Dalam implementasinya ada perbedaan pada html 5 dengan html4 . berikut adalah perbedaannya
• Pada script (jika kita buka source code nya) dapat kita lihat pada doc nya.
contoh, :
XHTML 1.0 Transitional:

HTML 4.01 Strict:

HTML 5 (lebih simpel dari doctype lainnya):

• Script pada HTML 5 lebih sederhana daripada HTML4
Pada html 4 :

Pada html 5

• Contoh Lainnya untuk embed video script nya juga berbeda
Pada HTML 4

Sedangkan untuk HTML 5 lebih sederhana :

Video Play Witdh HTML 5

Download the

HTML5 (Pengenalan Dan Fitur)

Posted: December 18, 2012 in Uncategorized

HTML 5 adalah sebuah standar untuk menstukturkan dan menampilkan isi pada World Wide Web. Dengan artian HTML5 adalah sebuah media dalam membuat sebuah website dan hal hal yang berhubungan dengan World Wide Web . Namun tidak seperti bahasa pemrograman web yang lain, HTML5 mengenal sistem tag. Dengan kata lain HTML5 sangat efisien dan simple dalam menyisipkan sebuah media. Seperti contohnya adalah music player, video, dan sebagainya. HTML5 adalah pengembangan dari HTML4, pendahulu sebelumnya.

HTML5 dikembangkan oleh W3C pada 2007 dan semenjak itu terbentuklah sebuah komunitas yang mengembangkan HTML5 yang disebut WHATWG (Web Hypertext Application Technology Working Group). Pada tahun 2011 HTML5 diluncurkan secara resmi dan hingga saat ini banyak perusahaan pengembang web browser mengakui bahwa HTML5 dikembangkan oleh W3C dan dilisensikan atas WHATMG.

Ada beberapa tujuan dibuatnya HTML5

  • Fitur baru harus didasarkan pada HTML, CSS, DOM, dan JavaScript
  • Mengurangi kebutuhan untuk plugin eksternal ( Seperti Flash )
  • Penanagan kesalahan yang lebih baik
  • Lebih markup untuk menggantikan scripting
  • HTML5 merupakan perangkat mandiri
  • Proses pembangunan dapat terlihat untuk umum

Fitur baru dalam HTML5 :

  • Unsur kanvas untuk menggambar
  • Video dan elemen audio untuk media pemutaran
  • Dukungan yang lebih baik untuk penyimpanan secara offline
  • Elemen konten yang lebih spesifik, seperti artikel, footer, header, nav, section
  • Bentuk kontrol form seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, search.

 

Budaya sangat berpengaruh terhadap desain pemodelan grafis. Tiap individu tidak lepas dari budaya dari daerah tempat ia tinggal. Budaya tersebut berpengaruh terhadap ide dan kreatifitas dari masing individu. Jadi dapat dikatakan bahwa Budaya adalah identitas tersendiri dari suatu desain model grafis.
Budaya itu sendiri mempengaruh pencitraan dari sebuah model terhadap orang yang melihat. Karena tidak semua manusia punya 1 budaya maka dari itu dalam Pendesainan sangat diperlukan pengamatan dari sisi aspek budaya. Kepada siapa dan untuk apa Desain tersebut dibuat agar nantinya dapat diterima oleh orang – orang yang melihatnya.

Sebelum memulai nya kita harus mengerti apa itu Visual Teknologi. Visual Teknologi terdiri dari 2 kata yaitu visual yang artinya menggambarkan sesuatu dapat dilihat dengan indra penglihat (mata); berdasarkan penglihatan: bentuk — sebuah metode pengajaran bahasa;

mem·vi·su·al·kan v menjadikan suatu konsep dapat dilihat dng indra penglihatan (KBBI).

Sedangkan Teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan; 2keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yg diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia (KBBI)

Jadi Visual Teknologi bisa disimpulkan adalah suatu ilmu pengetahuan yang merepresentasikan dirinya sebagai sarana dalam menyediakan kenyamanan hidup manusia lewat metode yang bisa dilihat secara kasat mata dalam penyampaiannya.

Visual teknologi berkembang pesat dalam penggunaannya dikehidupan sehari – hari. Pada zaman dahulu visual teknologi hanya berkembang pada media yang tidak online. Seperti surat kabar dsb. Namun biaya yang digunakan dalam pembuatan tidaklah murah. Ada faktor yang dipertimbangkan seperti modal percetakan, marketing, juga biaya tak terduga. Belum lagi resiko incident yang sangat tidak dapat diperhitungkan. Sebagai contoh kebakaran, bencana alam, perampokan . Dalam hal ini biaya kerusakan secara fisik sangat besar dan dapat membuat kerugian besar – besaran.

Karena hal – hal diatas masyarakat mulai mempertimbangkan bagaimana cara menyampaikan sebuah informasi secara aman, efisien, dan low – risk. Oleh karena itu mulai dikembangkanlah media online dalam memvisualisasikan teknologi. Sebagai contoh adalah video tutorial yang sekarang marak di dunia internet. Selain itu juga banyak website yang menyediakan informasi. Namun tentu saja karena secara online maka harus terkoneksi dengan internet.

 

 

 

 

 

 

http://www.artikata.com/arti-199259-visual.html

http://www.artikata.com/arti-353710-teknologi.html

Seperti telah dijelaskan pada artikel sebelumnya, Model simulasi telah digunakan sejak lama untuk memprediksi kesalahan dan kelemahan yang ada pada suatu sistem sehingga kesalahan fatal yang bahkan bisa merengut nyawa manusia dapat dihindari. Sebagai contoh Model Simulasi telah banyak digunakan pada pembuatan mobil , pesawat, dan masih banyak lagi. Juga digunakan dalam bidang bidang lain seperti proyek sipil, olahraga, dan sebagainya.

Namun apakah Model Simulasi diperlukan oleh seorang professional IT untuk membuat sebuah program ?

Berdasarkan Artikel dan beberapa contoh kasus. Model Simulasi sangat penting dalam pembuatan dan uji coba sebuah sistem. Program adalah sebuah sistem yang berisi logika dan aturan yang bisa saja terjadi kesalahan/bug yang dapat berakibat fatal. Dengan menggunakan Model Simulasi, seorang programmer dapat mengetahui letak kesalahan logika yang mungkin terlewat pada saat penulisan kode program sebelumnya. Model Simulasi juga dapat membantu seorang programmer mengerti seperti apakah program yang akan dihasilkan. Model Simulasi dapat dilihat pada artikel awal yang membahas mengenai model simulasi yang digunakan oleh seorang programmer untuk menggambarkan secara sederhana seperti apa program yang akan dihasilkan, menunjukan logika dan algoritma dari alur pengangkutkan lintasan tetap. Dengan demikian jalan pembuatan program dapat terkontrol secara rapih serta meminimalkan kesalahan / bug yang dapat merugikan pemakai program tersebut.

Demikian yang dapat saya bagikan bagi pembaca,  jika ada kesalahan dalam penulisan atau bahkan informasi saya mohon maaf. Sekali lagi artikel ini ditulis berdasarkan opini atas berbagai kasus dan informasi yang telah beredar. Semoga bermanfaat

Terima kasih.