Bali in DANGEROUS ?

Posted: February 2, 2011 in Uncategorized

Jakarta, Pemerintah Australia telah memberitahukan pemerintah Indonesia bahwa ada warganya yang baru berwisata ke Bali dan terkena penyakit legionnaire. Tapi dari hasil investigasi Kementerian Kesehatan belum menemukan adanya penyakit tersebut di Bali. Australia memperingatkan soal penyakit legionnaire karena penyakit ini gampang sekali menular melalui udara. Penyakit legionnaire adalah peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang dikenal sebagai bakteri legionella. Sebagian besar orang terkena penyakit legionnaire akibat menghirup bakteri tersebut. “Pihak Australia menghubungi Indonesia bahwa ada laporan turis yang ke Bali terinfeksi penyakit legionnaire, tapi setelah diterjunkan tim untuk mengeceknya ternyata belum ada kasus penyakit legionnaire di Bali,” ujar Prof Tjandra Yoga Aditama SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan disela-sela acara Seminar Nasional dan Pameran Akselerasi Implementasi International Health Regulations (IHR) di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (19/1/2011). Prof Tjandra menuturkan pihaknya sudah mengirimkan satu tim untuk melakukan pengecekan dan tidak ditemukan infeksi penyakit legionnaire tapi sudah dilakukan desinfektan. Lalu dikirimkan tim kedua untuk melakukan pengecekan kembali. “Tim kedua yang dikirim baru kembali tadi pagi, jadi kemungkinan laporannya baru ada seminggu lagi. Tapi tetap dilakukan desinfektan di beberapa daerah,” ungkapnya. Prof Tjandra menambahkan di Australia sendiri sudah beberapa kali mengalami wabah penyakit legionnaire, diketahui dalam kurun waktu 5 tahun sudah terjadi belasan kali wabah penyakit ini. “Sebagian besar orang yang terinfeksi penyakit ini bisa sembuh dengan baik, dan ini merupakan langkah konkret dari IHR (International Health Regulation),” ujar Prof Tjandra. Orang yang sudah tua, perokok dan orang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, sangat rentan terkena penyakit legionnaire ini. Penyakit ini biasanya berkembang antara 2-14 hari setelah terpapar bakteri legionella. Gejala awal yang muncul biasanya sakit kepala, nyeri otot, panas dingin dan demam hingga 40 derajat celsius. Sedangkan pada hari kedua atau ketiga muncul batuk yang disertai lendir atau darah, sesak napas, dada sakit, lelah, kehilangan nafsu makan, mual, muntah serta rasa linglung.

 

jadi masih aman kah kita berlibur ke bali ?

itu masih jadi pertanyaan

 

sumber : detik.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s